minuman dari sari tepung terigu


 taukah kamu bahwa minuman ini terbuat dari tepung terigu yang di simpan di gudang lee mineral selama 120 hari tanpa bicara

minuman penunda sekarat


Taukah kamu bahwa minuman ini adalah minuman ajaib penyembuh sakit

 

rendang yang mendunia

 


Rendang (bahasa Minangkabau: [randangGalat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)Jawi: رندڠ) adalah hidangan lauk pauk yang berasal MinangkabauIndonesia dengan bahan dasar daging (ayam, bebek, telur, rusa, sapi, kerbau, dan lainnya) yang melalui proses memasak dengan suhu rendah dalam waktu lama dengan menggunakan aneka rempah-rempah dan santan. Hidangan ini terlahir akibat perilaku sedari lampau suku Minangkabau yang gemar merantau ke sana kemari sehingga butuh banyak perbekalan, terutama hidangan yang awet, tahan lama, dan bercita rasa sesuai lidah asli orang Minang. Awal mula olahan rendang menggunakan daging rusa. Namun, karena rusa mulai sulit didapat, bahan dasarnya beralih menjadi daging sapi atau kerbau.[1]

Proses memasak rendang berlangsung lama, biasanya sekitar empat jam, hingga menyisakan potongan daging dengan tekstur yang empuk serta bumbu kehitaman yang mengering—proses ini dikenal sebagai merendang atau slow cooking. Dalam suhu ruang, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Jika dimasak lebih singkat dan santannya belum mengering, hidangan ini disebut kalio yang berwarna cokelat terang keemasan. Sementara itu, jika masih berkuah dan belum cukup pekat, tahap ini dikenal sebagai gulai.

Rendang dapat dijumpai di rumah makan Padang di seluruh dunia. Masakan ini populer di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti MalaysiaSingapuraBruneiFilipina, dan Thailand. Di daerah kelahirannya, Minangkabau, rendang disajikan di berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Meskipun rendang merupakan masakan tradisional Minangkabau, teknik memasak serta pilihan dan penggunaan bumbu rendang berbeda-beda menurut daerah.

Pada 2011, rendang Indonesia pernah dinobatkan sebagai hidangan yang menduduki peringkat pertama daftar World's 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) versi CNN International.[2] Pada 2018, rendang secara resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima hidangan nasional Indonesia.[3]

Rawon makanan khas yang di cintai

 


Rawon (Aksara Jawa:ꦫꦮꦺꦴꦤ꧀) adalah masakan khas Indonesia yang berasal dari PonorogoJawa Timur, yang berupa sup daging berkuah hitam dengan campuran bumbu khas yang menggunakan kluwek. Makanan ini telah berusia lebih dari 1.000 tahun.[1] Rawon dari Ponorogo menyebar ke penjuru Jawa Timur dan dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur.

Bumbu

Daging untuk rawon umumnya adalah daging sapi yang dipotong kecil-kecil, utamanya adalah bagian sandung lamur. Namun terkadang rawon juga hadir dengan daging ayamBumbu supnya sangat khas Indonesia, yaitu campuran bawang merahbawang putihlengkuas (laos), ketumbarkemiriseraikunircabaiKepayanggaram, serta minyak nabati. Semua bahan ini dihaluskan, lalu ditumis sampai harum. Campuran bumbu ini kemudian dimasukkan dalam kaldu rebusan daging bersama-sama dengan daging. Warna gelap khas rawon berasal dari kluwek, hal itu dikarenakan dalam budaya Ponorogo masih kental akan hal magis. Di luar Indonesia, rawon disebut sebagai Black Soup.

Rawon disajikan bersama nasi, dilengkapi dengan tauge berekor pendek, telur asindaun bawangkerupuk udang, daging sapi goreng (empal), dan sambal. Beberapa pelengkap lain yang juga dapat dihidangkan bersama rawon adalah olahan jeroan. Di Pasuruan, rawon juga lazim dikonsumsi dengan mendol (perkedel tempe) dan disajikan di atas daun pisang. Kunci lezat rawon juga berada pada olahan kuahnya yang berasal dari kaldu daging yang digunakan, baik dari lemak daging, tulang muda, maupun kulit.

Warung rawon cukup dapat mudah ditemukan di Ponorogo, baik di pelosok pedesaan hingga bagian kota Ponorogo. Juga terdapat warung Rawon populer di Jawa Timur, berdasarkan brand di antaranya adalah Rawon Nguling di Pasuruan,[2] Rawon Kalkulator di Taman Bungkul, Surabaya,[3] Rawon Setan di jalan Embong Malang, Surabaya,[4] Rawon Penjara Solo sebelah timur Rumah Tahanan Surakarta, rawon rosobo di Mojoagung. Pada zaman dahulu rawon merupakan masakan yang jarang dihidangkan. Rawon hanya di hindangkan pada saat acara adat saja.

Namun pada zaman sekarang memasak Rawon sudah umum. Bumbu instan Rawon sangat mudah ditemukan dan banyak dijual di pasar tradisional maupun pasar modern dengan harga yang sangat terjangkau. Namun bumbu instan Rawon juga memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan. Kekurangannya adalah perlu menambahkan sedikit penyedap rasa seperti garam, gula, dan lada agar rasa yang didapat lebih seimbang. Sedangkan kelebihan memasak rawon dengan bumbu instan adalah lebih menghemat waktu di dapur.

Meskipun begitu, memasak Rawon dengan bumbu segar yang diracik sendiri lebih menghasilkan rasa yang aromatik dan kental.